Asyiknya, Berwisata Alam di Gunung Mas Bogor
Oleh Husnul Khatimah, pada Sep 19, 2017 | 11:35 WIB
Asyiknya, Berwisata Alam di Gunung Mas Bogor
Seorang pengunjung sedang berfoto di Wisata Gunung Mas Bogor.

BOGOR, AYOBEKASI.NET—Menikmati suasana khas pegunungan nan-sejuk dan memesona selalu bisa dijadikan pilihan salah satunya dengan mendatangi Agrowisata Gunung Mas Tea Hills.

Di agrowisata yang dikelola PT Perkebunan Nusantara VIII ini, pengunjung akan merasakan pengalaman berkelana di hamparan perkebunan teh terluas di Puncak.

"Yang kami jual di Gunung Mas ini adalah agrowisata. Kita punya perkebunan teh yang tidak ada di tempat lain. Pengalaman berkunjung, menyusuri perkebunan teh ini menjadi ciri khas kita," kata Asisten Manajer Pemasaran Agrowisata PTPN VIII, Eka Hikmat, Senin (18/9/2017).

Berjarak 30 kilometer dari pusat Kota Bogor, Gunung Mas bisa ditempuh dengan menggunakan sepeda motor maupun mobil sekira satu jam. Pintu masuk Gunung Mas berada di sebelah kanan jalan dari arah Jakarta. Letak pintu masuk Gunung Mas ditandai dengan tugu botol Teh Peko ukuran raksasa.

Tiket masuk Gunung Mas dibanderol Rp15.500. Pengunjung bisa menukarkan lembar tiket dengan sebungkus Teh Walini di kantor pemasaran yang berada di bagian dalam.

Terletak di ketinggian 800-1.200 meter di atas permukaan laut, semilir angin nan-sejuk mendominasi suasana perkebunan teh seluas sekira 2.500 hektare ini. Gunung Mas yang mengusung tagline refreshing and sport ini menyediakan beberapa paket wisata yang bisa dinikmati. Salah satunya yakni paket wisata tea walk yang jadi andalan.

Terdapat empat rute tea walk yang disediakan kepada pengunjung di antaranya 4 km, 6 km, 8 km, dan 10 km. Pengunjung bakal ditemani seorang guide yang bakal memberikan informasi soal seluk beluk sejarah, proses penanaman, peracikan, pengolahan, dan berbagai informasi lain terkait perkebunan teh di Gunung Mas.

Jika ingin berkeliling secara mandiri, pengunjung bisa menyusuri lahan kebun teh melewati jalan-jalan setapak yang tersedia. Syaratnya, pengunjung tak diperbolehkan memetik pucuk maupun bagian lain tanaman teh.

Selain tea walk, pengunjung juga bisa menikmati berbagai paket wisata olahraga yang tak kalah menarik, di antaranya berkuda, ATV, motor cross mini, hingga paralayang. Wisata olahraga ini cocok menghangatkan suhu tubuh di tengah dinginnya angin pegunungan.

Terdapat pula camping ground di tengah-tengah areal perkebunan teh. Tempat ini khusus disediakan bagi pelancong yang gemar berkemah di alam terbuka. Pengelola juga menyediakan berbagai jenis tenda untuk disewakan.

Berbagai paket wisata ini amat cocok dinikmati bersama keluarga. Sambil bersantai, pengunjung bisa menghabiskan waktu senggang yang jarang didapat dengan orang-orang terdekat.

Saban akhir pekan, Gunung Mas pasti selalu ramai oleh wisatawan. Tercatat 30.000-40.000 wisatawan berplesir ke perkubunan teh di kaki Gunung Salak ini setiap akhir pekan. Jumlah tersebut dipastikan berlipat kala libur panjang tiba.

Bagi yang hendak menginap, pengelola juga menyediakan berbagai fasilitas penginapan berbagai tipe, antara lain tipe hotel, tipe bungalow, tipe pondokan, tipe rumah kayu kelapa, dan tipe pangrango. Harga sewa penginapan berkisar antara Rp400.000-Rp1.550.000/malam (weekdays), atau Rp650.000-Rp1.850.000/malam (weekend), dan Rp950.000–Rp2.150.000/malam (libur natal dan tahun baru).

Tak cuma pelesir keluarga kecil, Gunung Mas juga bisa dijadikan tempat wisata berjamaah. Rombongan pelajar, komunitas, organisasi, maupun korporasi bisa menghelat kegiatan mereka di Gunung Mas. Kegiatan rapat, pertemuan, rembuk komunitas, hingga outbound bisa dijajal. Karena itu, tempat ini memang cocok untuk rekreasi sekaligus berkreasi.

Untuk opsi ini, pengelola menyediakan beberapa lapangan terbuka untuk aktivitas luar ruangan, dan empat gedung serba guna bagi kegiatan dalam ruangan. Harga sewa keempat gedung berkisar Rp450.000-Rp850.000/enam jam (weekdays), Rp650.000-Rp1.300.000 (weekend), dan Rp812.500-Rp1.625.000 (holiday).

Pengelola juga menyediakan berbagai paket katering, logistik, sound system, dan hiburan. Pengunjung bisa mengajukan permintaan sesuai pesanan yang dibutuhkuan.

"Permintaan pengunjung akan disesuaikan. Jadi mereka bisa memesan secara custom. Kami menyediakan sesuai pesanan yang masuk," kata dia.

Hal lain yang tak boleh terlewat, pengunjung harus mencicip hangatnya teh hitam Walini ditemani talas geprek atau pisang goreng yang nikmat tiada tara. Anda bisa menikmatinya di Tea Corner atau Tea Cafe perkebunan teh.(Hengky Sulaksono/Husnul Khatimah)

Editor : Adi Ginanjar
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Lexi