Rumah Keluarga Istri Pimpinan Teroris Filipina di Bekasi Sepi
Oleh Husnul Khatimah, pada Nov 06, 2017 | 19:15 WIB
Rumah Keluarga Istri Pimpinan Teroris Filipina di Bekasi Sepi
Rumah keluarga Minhati Madrais,

BEKASI, AYOBEKASI.NET--Rumah keluarga Minhati Madrais, warga asal Bekasi yang ditangkap otoritas keamanan Filipina karena berstatus sebagai istri Omar Khayam Maute salah satu pimpinan teroris kelompok Maute terpantau sepi.

Ketika AyobBkasi mendatangi rumah keluarga Minathi yang beralamat di Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi pada Senin (6/11/2017) terlihat tak ada aktivitas apa pun, yang tampak pada rumah yang didominasi oleh cat berwarna hijau tersebut.

Berdasarkan penuturan warga setempat, rumah yang berada tepat di samping Pondok Pesantren Darul Amal itu merupakan rumah yang ditempati orangtua Minathi yakni Madrais.

"Iya rumah itu rumahnya pak haji (Madrais)," kata ketua RT setempat, Carmin.

Berdasarkan pantauan Carmin, orangtua Minathi tidak pernah terlihat dalam beberapa hari belakangan. Carmin pun juga tidak mengetahui dimana saat ini Madrais berada.

Meskipun tidak mengetahui di mana Madrais berada. Namun menurut Carmin, Madrais adalah orang yang mempunyai perilaku yang baik dan terkenal sebagai orang kaya di daerah tersebut.

"Dia punya cukup banyak tanah di sini punya sawah juga, ya pak haji itu orang kaya," kata Carmin.

Sementara itu, Rohmadi yang merupakan penghuni kontrakan milik keluarga Minathi juga mengenal Madrais sebagai pribadi yang baik. Ia mengatakan terakhir kali melihat Madrais sekitar tiga hari yang lalu.

"Semenjak tiga hari yang lalu pak haji enggak pernah ketemu, biasanya suka ketemu kalau ke masjid," kata Rohmadi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Minhati ditangkap oleh otoritas keamanan Filipina pada Minggu (5/11/2017) bersama 6 anaknya, 4 anak perempuan dan 2 laki-laki di 8017 Steele Makers Village. Suami Minhati sendiri, yakni Omar Khayam Maute, diketahui telah tewas pada sebuah operasi militer Filipina di Marawi.

"Saat ini Minhati bersama anaknya berada di kantor polisi Iligan City untuk menjalani pemeriksaan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto pada Senin (6/11/201).

Pada saat penangkapan, beberapa barang bukti disita oleh petugas dari Minathi yakni 4 buah blasting cap, 2 buah detonating cord dan 1 time fuse. Selain itu Minhati juga membawa paspor yang telah habis masa berlakunya.

Editor : Adi Ginanjar
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600