Ini Alasan Supriyanto - Adhi Berani Lawan Petahana
Oleh Ananda M Firdaus, pada Jan 11, 2018 | 10:48 WIB
Ini Alasan Supriyanto - Adhi Berani Lawan Petahana
Bakal pasangan calon Pilwalkot Bekasi 2018, Nur Supriyanto (kedua kiri) dan Adhi Firdaus (kedua kanan) saat konferensi pers di Sekretariat DPD PKS Kota Bekasi, Rabu (10/1). (ayobekasi/Ananda Firdaus)

JAKASAMPURNA, AYOBEKASI.NET – Bakal pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi, Nur Supriyanto – Adhi Firdaus menjadi satu-satunya lawan main yang berani menghadapi petahana Rahmat Effendi dan wakilnya Tri Adhianto Tjahyono.

Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Heri Koswara menjelaskan jika kunci keberanian itu muncul karena pihaknya menilai Supriyanto dan Adhi adalah kader terbaik Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra di kotanya. Ditambah dengan pengalaman kemenangan koalisi kedua partai di Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. “PKS dan Gerindra sudah membuktikan keberhasilannya di Pilkada DKI Jakarta kemarin,” ujar Heri saat konferensi pers di Sekretariat DPD PKS Kota Bekasi, Jakasampurna, Bekasi, Rabu (10/1/2018).

Kekuatan koalisi PKS-Gerindra, kata Heri, didukung pula oleh basis keumatan. Dia mengklaim jika kedua partai diminta untuk berkoalisi atas permintaan mayoritas muslim di kota Bekasi. “Kami yakin dan sangat percaya pada janji Allah SWT karena kita berjuang bersama umat yang selama ini menginginkan adanya perpaduan antara PKS dan Gerindra,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Supriyanto optimistis jika pencalonannya bersama Adhi bisa membuahkan kemenangan. Dia berpendapat jika potensi kota Bekasi sebagai salah satu daerah penyangga ibu kota negara tidak boleh disia-siakan oleh pemimpin yang ala kadarnya.

"Bekasi ini merupakan satu wilayah strategis, baik secara geografis maupun demografis sebagai penyangga DKI Jakarta. Ini adalah satu kota yang masuk kawasan strategis nasional, tentu akan dilewati infrastruktur nasional," kata Supriyanto. 

Dengan posisi kota Bekasi yang begitu penting sebagai salah satu kawasan strategis nasional, Supriyanto menilai jika perlu dilakukan pembangunan dan pengelolaan yang baik di kota berjuluk “patriot” ini. “Saya ingin kota Bekasi dalam sepuluh tahun ke depan dipegang oleh orang yang mampu melakukan dan melihat hal ini,” ujarnya seraya meyakini jika dirinya bisa menang, bahkan untuk dua periode.

Jika kelak Supriyanto – Adhi menang, katanya, segala bentuk urusan penduduk kota Bekasi yang berjumlah sekitar 2,6 juta jiwa ini akan menjadi prioritasnya. “Dengan penduduk 2,6 juta, tentu manusianya ingin hidup dengan nyaman, bahagia tidak macet, tidak crowded, tidak banjir, dan lainnya. Itu yang akan kita hadapi ke depan,” katanya.

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600