Rumah Sakit Mustika Medika Resmi Layanani Pasien Umum
Oleh Ananda M Firdaus, pada Jan 11, 2018 | 17:51 WIB
Rumah Sakit Mustika Medika Resmi Layanani Pasien Umum
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, dan Direktur PT. Mustika Keluarga Sejahtera meresmikan operasional Rumah Sakit Mustika Medika, Kamis (11/1/2018). (Ananda M Firdaus/ayobekasi)

MUSTIKA JAYA, AYOBEKASI.NET -- Rumah Sakit Mustika Medika resmi beroperasional sebagai rumah sakit umum yang sebelumnya difungsikan menjadi rumah sakit ibu dan anak. Dengan diresmikannya fasilitas kesehatan ini, terhitung 43 bangunan rumah sakit swasta telah berdiri di Kota Bekasi.

"Pada mulanya rumah sakit ibu dan anak, namun setelah dikomunikasikan maka berubah menjadi rumah sakit umum agar semua kebutuhan masyarakat terpenuhi," kata Direktur PT. Mustika Keluarga Sejahtera, Catur pada sambutan peresmian, Kamis (11/1/2018).

Menurutnya, rumah sakit yang terletak di Jalan Kelapa Dua, Kelurahan Pedurenan Kecamatan Mustika Jaya ini dibangun selama 2,5 tahun, terhitung sejak April 2015 sampai 14 Desember 2017. 

Rumah sakit ini, dilengkapi 50 tempat tidur, fasilitas UGD dengan delapan tempat tidur, ICU dengan tiga tempat tidur.  Selain itu, sejak 15 Desember 2017 operasional rumah sakit ditunjang dengan program pemerintah berupa Jamkesda, Kartu Sehat, termasuk program-program kesehatan lainnya. 

"Ditunjang dokter-spesialis dasar yaitu enternis, anak, bedah dan kandungan serta ditunjang dengan spesialis labolatorium dan spesialis radiologi dan spesialis anastesi," ungkapnya.

Di tempat yang sama Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menyampaikan, pembangunan rumah sakit di daerah tersebut melesat. Termasuk program layanan Kartu Sehat yang banyak membantu masyarakat. 
 
Pria yang akrab disapa Pepen ini meminta, Rumah Sakit Mustika Medika tidak mempersulit warga Kota Bekasi yang akan berobat , terlebih warga kurang mampu yang jelas ditunjang oleh Kartu Sehat. 

"Prinsipnya adalah rumah sakit swasta, puskesmas, RSUD jangan menelantarkan warga Kota Bekasi. Pada saat masyarakat merasakan manfaat dari Kartu Sehat, di situ pemerintah menempatkan rakyatnya diatas objek yang sebenarnya," tegas Pepen.


 

Editor : Andri Ridwan Fauzi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600