Mal Pelayanan Publik Kota Bekasi Jadi yang Pertama di Jabar
Oleh Ananda M Firdaus, pada Feb 12, 2018 | 18:42 WIB
Mal Pelayanan Publik Kota Bekasi Jadi yang Pertama di Jabar
Mal Pelayanan Publik Bekasi. (ayobekasi/Ananda Firdaus)

BEKASI TIMUR, AYOBEKASI.NET -- Pemerintah Kota Bekasi resmi membuka sarana pelayanan administrasi masyarakat, Mal Pelayanan Publik Kota Bekasi bertempat di Mall Bekasi Junction, Jalan Ir. H. Djuanda, Bekasi Timur, Senin (12/2/2018).

Dengan peresmiannya, Mal Pelayanan Publik Kota Bekasi menjadi yang pertama berdiri di Provinsi Jawa Barat dan kelima di lingkup nasional.

"Mal pelayanan publik ini diselenggarakan oleh seluruh OPD yang memiliki tupoksi di bidang penanaman modal dan PTSP, juga yang meliputi seluruh layanan perizinan dan non perizinan yang menjadi kewenangan pusat dan daerah, serta seluruh pelayanan BUMN, BUMD, maupun swasta," ungkap Kepala DPMTPSP Kota Bekasi, Amit Riyadi saat peresmian. 

Menurutnya, beragam pelayanan publik akan coba dihadirkan untuk mempermudah dan membuat nyaman masyarakat yang mengurus kebutuhannya. Terang Amit, nantinya pelayanan yang tersedia meliputi pelayanan dari instansi Polres Metro Bekasi Kota, Samsat, DPMTPSP, Disnaker, Disdukcapil, Bapenda, PDAM Tirta Patriot dan beberapa pihak lainnya. 

Sementara beberapa pelayanan tersebut di antaranya pengurusan KK, KTP-el, akte kelahiran, kartu antar kerja, pembayaran PBB, pajak STNK, perpanjangan SIM, SKCK, surat tilang kendaraan, izin keramaian, IMB, SIUP, TDUP, PDAM, izin prinsip penanaman modal, dan lain-lain. 

"Petugas pelayanan yang sehari-hari akan bertugas adalah 65 orang. Sejujurnya kami katakan sarana prasarana saat ini masih belum kami lengkapi, tapi dalam proses satu bulan bisa kami selesaikan sejak Pak Wali perintahkan," tambah dia.

Menyambung itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan bahwa pihaknya semata-mata ingin menyelesaikan pusat pelayanan publik ini secepatnya demi kepentingan masyarakat. 

Banyak hal kiranya dapat lebih dioptimalkan. Namun, tambahnya, dirinya tidak ingin dipersulit oleh banyak hal teknis yang hanya membuang-buang waktu pengoperasian mal. 

"Untuk apa saya selesaikan hari ini kalau saya masih punya banyak waktu, karena kurang lebih bisa dua tahun kalau dilama lama. Alhamdulillah bisa selesai dalam waktu sebulan, semua ini berkat niat yang tulus," kata Rahmat.

Sementara itu, Kabid Pelayanan Publik Deputi Pelayanan Publik Kemenpan-RB, Suyatno mengapresiasi penyelenggaraan pusat pelayanan publik ini yang terhitung sangat cepat pembangunannya.

"Ini suatu kejutan bagi masyarakat Kota Bekasi, biasanya Mal Pelayanan Publik itu dikordinasikan dan dirapatkan sampai kurun waktu satu tahun baru bisa terwujud, ini tidak ada informasi, tidak ada angin, tau-tau ada kejutan mal Pelayanan Publik,” kata Suyatno.

Menurut dia, meskipun terhitung cepat, sarana layanan yang coba diterapkan di Kota Bekasi terhitung cukup lengkap dibanding mal-mal pelayanan publik lainnya dengan ragam pelayanan yang cukup banyak. 

Di samping itu, tambahnya, konsep pelayanan publik yang diinisiasi pertama kalinya di DKI Jakarta ini selain mempermudah pelayanan karena dipusatkan di satu tempat, namun akan membuat masyarakat bisa berekreasi karena pelayanan di tempatkan di pusat perbelanjaan. 

"Jadi masyarakat lebih dimanjakan, dan tidak bosan karena harus menunggu," pungkasnya.

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600