Menengok Helatan Imlek di Klenteng Hok Lay Kiong
Oleh Ananda M Firdaus, pada Feb 16, 2018 | 15:35 WIB
Menengok Helatan Imlek di Klenteng Hok Lay Kiong
Seorang warga Tionghoa berdoa di Klenteng Hok Lay Kiong, Bekasi, Jumat (16/2). (ayobekasi/Ananda Firdaus)

BEKASI TIMUR, AYOBEKASI.NET -- Melewati malam pergantian Tahun Baru Imlek, suasana peribadatan Jemaah Konghucu masih terlihat ramai di Klenteng Hok Lay Kiong, Jalan Kenari 1, Bekasi Timur, Jumat (16/2/2018). Jemaah nampak silih datang bergantian, memberi hormat untuk leluhur dan para dewa.

Salah satu klenteng tertua di Kota Bekasi ini terlihat menawan pada perayaan Imlek tahun 2569 berdasarkan kalender Kongzili. Tidak kurang, baik jemaah, atau sekadar petandang dimanjakan dengan penampilan sekaligus suasana klenteng saat masa perayaan. 

"Yang datang diperkirakan sekitar 1000-1200 orang, umumnya domisili Kota Bekasi, tapi mungkin dari Cikarang, Cileungsi juga ada ke sini," kata Miming yang bertugas sebagai koordinator keamanan pelaksanaan Imlek Klenteng Hok Lay Kiong, sekaligus Wakil Ketua Divisi Sosial Yayasan Pancaran Tridharma ini.

Menurut Miming, dalam pelaksanaan Imlek yang digelar sejak Kamis (15/2) malam, masyarakat tampak antusias. Agenda pergantian tahun ditandai dengan letusan kembang api tepat pukul 00.00 WIB berlangsung dengan meriah. 

Disamping itu, malam tahun baru Imlek yang menandai pergantian dari shio ayam ke shio anjing tersebut diselingi jemaah yang berdoa untuk turunnya dewa yang menyelamatkan umat manusia.

"Setelah itu kita masuk ke imlek (pergantian tahun), dan akan diakhiri perayaan Cap Go Meh dua minggu setelah Imlek sebagai tanda dewa kembali lagi," kata dia.

Miming mengatakan, pada peringatan Imlek tahun baru Anjing kali ini, agar karakteristik positif dari binatang tersebut dapat dimaknai dalam kehidupan. 

Menurut dia, Anjing memiliki karakteristik setia, maka diharapkan warga lingkungan sekitar, khususnya para jemaah bisa lebih setia pada keluarganya, pasangan hidupnya, berikut masyarakat sehingga timbul rasa saling menjaga dan menyayangi. 

"Sifat anjing itu sangat penurut dan setia. Maka di tahun ini sifat baiknya anjing mudah-mudahan dapat kita maknai sehingga kebahagiaan mampu kita rasakan," kata dia.

Dia pun berharap momen Imlek tahun ini bisa turut dimaknai oleh semua orang. Khususnya bagi warga Kota Bekasi yang multietnis, ras, dan kepercayaan. Dia menekankan agar hidup senantiasa damai, maka antarwarga masyarakat perlu menjaga kerukunan.

"Tentunya tidak dapat dipungkiri dalam kehidupan ini kita ingin menikmati namanya kedamaian, kerukunan. Maka belajarlah berbuat ikhlas, hasilnya biarkan seperti air mengalir, Tuhan yang tentukan," kata dia memungkasi.

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Lexi