Sanksi Tilang Ganjil Genap Mulai Berlaku 23 Maret
Oleh Ananda M Firdaus, pada Mar 12, 2018 | 11:58 WIB
Sanksi Tilang Ganjil Genap Mulai Berlaku 23 Maret
Petugas Dinas Perhubungan Kota Bekasi mengarahkan kendaraan yang tidak lolos aturan untuk memutar balik kendaraannya di pintu tol Bekasi Barat I, Senin (12/3). (ayobekasi/Ananda Firdaus)

BEKASI BARAT, AYOBEKASI.NET -- Aparat kepolisian belum akan memberlakukan sanksi tilang bagi para pengendara yang melanggar aturan pembatasan kendaraan di pintu tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur karena masih dalam tahap sosialisasi. 

Kendaraan roda empat yang tidak sesuai dengan peraturan saat proses pemilahan masih dipersilakan untuk berputar balik dari pintu-pintu tol tersebut.

"Saya minta kepada anggota di lapangan untuk hindari sanksi tilang pengendara karena sosialisasi belum cukup masif," ujar Kepala Kepolisian RI, Jenderal Polisi Tito Karnavian saat meninjau penerapan aturan di Pintu Tol Bekasi Barat, Senin (12/3/2018). 

Tito meminta, Korps Lalu Lintas Mabes Polri untuk mengarahkan kendaraan yang masih kebingungan karena aturan, baik kendaraan pribadi yang dipilah ganjil-genap di jam 06.00-09.00 WIB dan angkutan barang golongan III, IV, dan V yang dilarang melintas di jam tersebut.

Menurutnya, para petugas pemilah, baik kepolisian maupun dishub, nantinya harus mengarahkan secara persuasif guna penerimaan masyarakat terhadap aturan. “Bagi pengendara yang tidak tahu dengan aturan ini diminta putar balik saja, sambil diberikan pengarahan perihal aturan tersebut,” jelas Tito.

Menyambung itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Yayan Yuliana mengungkapkan, berdasarkan hasil rapat dengan pihak-pihak penyelenggara aturan, sanksi mulai diberlakukan per tanggal 23 Maret 2018. "Sanksi mulai dijalankan nanti tanggal 23 Maret. Saya kira mungkin ada orang yang belum tau, belum nyampe informasi ini, jadi untuk sekarang kita gencarkan sosialisasinya dulu," ujarnya.

Yayan menambahkan, untuk mendampingi jalannya sosialisasi, pihaknya akan menurunkan 30 petugas dishub yang ditempatkan di masing-masing pintu tol setiap harinya. Selain untuk sosialisasi, penurunan personel ini dilakukan untuk menangani potensi kemacetan yang mungkin terjadi.

"Misal masih ada yang mau masuk, kami puterin dulu supaya tidak masuk. Itu salah satu upaya kita untuk sosialisasi ini. Dan manakala tanggal 23 masih ada yang melanggar, baru kita kenakan sanksi," jelas Yayan.

Sebagai informasi, tiga paket kebijakan di ruas jalan tol melalui Permenhub Nomor 18 tahun 2018 di antaranya mengenai aturan ganjil-genap plat kendaraan pribadi di gerbang tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur arah Jakarta. 

Lalu, aturan lajur khusus angkutan umum (LKAU) yang memberi prioritas angkutan massal seperti bus melintas dan pembatasan jam operasional kendaraan angkutan barang pada golongan III, IV dan V.

Ketiga, paket kebijakan ini berlaku mulai 12 Maret 2018 setiap hari Senin-Jumat dari pukul 06.00-09.00 WIB. Sementara akhir pekan dan hari libur nasional, para pengendara tidak dikenakan aturan. 

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600