Tentang Kebebasan Beragama era Jokowi, Begini Respon Masyarakat
Oleh Ananda M Firdaus, pada Apr 15, 2018 | 11:57 WIB
Tentang Kebebasan Beragama era Jokowi, Begini Respon Masyarakat
Kedaikopi
 
JAKARTA, AYOBEKASI.NET -- Masa pemerintahan presiden Joko Widodo (Jokowi) segera berakhir menjelang pemilu presiden 2019. Dalam surveinya, Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) menerangkan respon masyarakat tentang kebebasan beragama di era Jokowi. 
 
Dengan melibatkan 1.135 responden, masyarakat merasa mendapatkan perlindungan terhadap kebebasan beragama menjadi lebih baik pada pemerintahan Jokowi sebanyak 48%, sedang 41,5% menganggap sama saja dengan pemerintahan sebelumnya, dan 5,5% merasa lebih buruk. 
 
"87,5% merasa tidak was-was dalam beribadah namun ada 12,5% yang merasa was was dalam melaksanakan ibadahnya. Terdapat juga 13% masyarakat yang merasa ibadahnya dibatasi pada pemerintahan Jokowi," terang Direktur KedaiKOPI, Vivi Zabkie. 
 
Dalam survei ini pula, disinggung mengenai isu keagamaan lainnya, salah satunya mengenai pemimpin informal yang menjadi ikon masyarakat. Kendati Jokowi menempati urutan ke-13 dari 50 tokoh Islam berpengaruh di dunia menurut lembaga survei independen di Yordania, di Indonesia dia masih kalah oleh Imam Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab. 
 
"Responden menyebut Rizieq Shihab sebagai pemimpin umat Islam bersama dengan Abdullah Gymnastiar, Ustad Abdul Somad dan TGB Zainul Majdi," jelas Vivi. 
 
Survei dilakukan pada 19-27 Maret 2018 dengan memilih masyarakat umum usia di atas 17 tahun di 34 propinsi di Indonesia. Pada responden sendiri dipilih dengan menggunakan metode Multistage Random Sampling dan diwawancarai dengan tatap muka. 
 
 
Editor : Adi Ginanjar
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600