Izin Edar Miras Akan Diperketat
Oleh Ananda M Firdaus, pada Apr 16, 2018 | 21:39 WIB
Izin Edar Miras Akan Diperketat
Ilustrasi. (Pixabay/Public Domain Archive)

BEKASI SELATAN, AYOBEKASI.NET--Perizinan peredaran minuman keras (miras) rencananya akan diperketat. Hal itu dikemukakan Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto, usai menggelar rapat koordinasi dengan para pemangku kewenangan di Kota Bekasi. 

Indarto menjelaskan, maraknya peredaran miras, terlebih jenis oplosan, yang memakan banyak korban membuat warga resah, sehingga usaha preventif perlu dilakukan. 

"Yang penting, bagi penjual miras tidak ada ampun lagi. Sanksi pidana yang paling keras akan kami terapkan," ujar Indarto, Senin (16/4/2018).

Menurut Indarto, tindakan keras perlu dilakukan sebagai upaya pencegahan. Pihaknya berencana menggelar razia pemberantasan dengan menyasar penjual miras oplosan, begitu juga dengan penjual tak berizin. 

Dalam pembahasan, kata Indarto, muncul wacana dan rencana jangka panjang untuk memperbaharui peraturan daerah berkenaan dengan peredaran miras. “Kami akan mendiskusikan lagi dengan DPRD untuk memikirkan perubahan dari Perda tentang peredaran miras. Termasuk sanksi hukuman kurungan, ditambah bagi peminumnya mungkin akan dimasukkan,” katanya menerangkan.

Hal tersebut, kata Indarto, dilakukan guna menimbulkan efek jera bagi siapa pun. Bahkan, jika dalam satu kasus miras oplosan memakan korban jiwa, maka bukan tak mungkin yang bersangkutan akan dikenakan pasal tentang pembunuhan.

"Jadi saya harapkan sudah berhenti lah, mumpung belum ketangkap, ayo berhenti kembali ke jalan yang benar," ujar Indarto. 

Peredaran Harus Sesuai Aturan 

Pj Wali Kota Bekasi, Ruddy Gandakusuma, mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen dengan jajaran Polres dan pihak-pihak lainnya. Usaha penindakan peredaran miras ilegal dan oplosan akan dipikirkan secara matang, baik teknis jangka pendek, maupun panjangnya. 

Mengenai pengetatan izin peredaran, dia mengaku bahwa hal tersebut perlu didalami. "Kami akan backup semuanya karena ini penyakit masyarakat yang tidak bisa dijaga," kata Ruddy.

Ruddy mengatakan, antara rencana pembaharuan izin peredaran miras dengan izin perdagangannya yang dikeluarkan tidak akan menjadi tumpang tindih. 

Pemerintah akan mempelajari mana yang perlu dilakukan guna mencegah jatuhnya korban jiwa ke depannya.

"Enggak pukul rata semua ditindak, kami harus melihat sesuai dengan perizinan yang diberikan," kata Ruddy memungkasi. 

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600