Menkopolhukam: Peristiwa Mako Brimob Tidak Manusiawi
Oleh Ananda M Firdaus, pada May 10, 2018 | 16:28 WIB
Menkopolhukam: Peristiwa Mako Brimob Tidak Manusiawi
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI, Wiranto. (setkab.go.id)

JAKARTA, AYOBEKASI.NET--Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan RI, Wiranto mengatakan, kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat merupakan perbuatan yang keji dan tidak manusiawi.

Para narapidana teroris tersebut harusnya sadar pada perbuatannya. Wiranto menyesal karena hal sepele, lima aparat kepolisian harus meregang nyawa. 

"Justru (pelaku kerusuhan) melakukan kekejaman dengan merampas senjata, menyandera, menyiksa bahkan membunuh petugas dengan cara-cara keji melampaui batas-batas kemanusiaan," kata Wiranto dalam siaran persnya, Kamis (10/5/2018). 

Wiranto menceritakan, saat itu pihaknya langsung menyerbu ruangan yang sempat dikuasai oleh para tahanan yang memberontak hingga akhirnya 155 orang tahanan menyerah. Dalam hal ini, negara tidak akan pandang bulu mengingat pesan presiden untuk menindak tegas para teroris. 

"Sebelum fajar mereka menyatakan menyerah tanpa syarat, satu persatu keluar dari posisi mereka menyerahkan diri kepada petugas dengan tanpa senjata sebanyak 145 orang," terang Wiranto.

"Bagi sisa teroris yang tidak menyerah dilakukan serbuan oleh aparat keamanan di lokasi bertahan mereka, dalam kontak tembak yang berlangsung singkat, 10 orang (sisa) teroris menyerah," tutur Wiranto. 

Usai kejadian, Wiranto menjelaskan, para tahanan teroris tersebut akan dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Atas dukungan dan doa, pihaknya berterima kasih dan meminta masyarakat agar bersama-sama dengan pemerintah melawan terorisme.

"Melanjutkan kebersamaan dan tekad kita untuk melawan aksi terorisme dan radikalisme yang masih ada dalam kehidupan kita sebagai bangsa Indonesia," tutup Wiranto. 

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600