Para Ulama se-Bekasi Minta Masyarakat Awasi Ceramah Ajaran Terorisme
Oleh Ananda M Firdaus, pada May 15, 2018 | 09:26 WIB
Para Ulama se-Bekasi Minta Masyarakat Awasi Ceramah Ajaran Terorisme
Pertemuan yang bertajuk Mudzakarah Ulama, Habaib, Kyai, Asatidz/Asatidzah se-Bekasi Raya bertempat di Aula Masjid Jami Al-Azhar Jakapermai, Bekasi Selatan, Senin (14/5/2018). (Ananda Muhammad/ayobekasi.net)

BEKASI SELATAN, AYOBEKASI.NET--Para ulama yang tergabung dalam Aliansi Islam Patriot Bekasi menyerukan agar masyarakat mengawasi ceramah yang menjurus pada doktrin terorisme. Hal ini tidak lain untuk menangkal gerakan terorisme, menyusul maraknya aksi bom bunuh diri dalam tiga hari terakhir. 

Para ulama merumuskan poin-poin untuk menyikapi tindakan terorisme pada pertemuan yang bertajuk Mudzakarah Ulama, Habaib, Kyai, Asatidz/Asatidzah se-Bekasi Raya bertempat di Aula Masjid Jami Al-Azhar Jakapermai, Bekasi Selatan, Senin (14/5/2018).

"Bagaimana dalam dakwah itu masyarakat punya kepedulian untuk mengawasi orang-orang yang mempunyai doktrin khusus, doktrin yang menimbulkan tindakan jelas sesat," ujar Ketua Aliansi Islam Patriot Bekasi, Hanz Muntahar usai pertemuan. 

Hanz mengatakan Islam melarang dan mengutuk perbuatan tersebut karena itu bukanlah ajaran dalam Islam. Terlebih, umat muslim Tanah Air masih mempunyai kebebasan beribadah, dan tidak ada upaya pengucilan sehingga menentang negara. 

"Dan kalau ada yang mengait-ngaitkan terhadap umat Islam itu adalah upaya mendeskriditkan umat," tegas dia. 

Selain masyarakat yang diharapkan bisa mengawasi, dia meminta agar para penceramah memperhatikan warganya karena dikhawatirkan terindikasi pemahaman menyimpang. 

"Diupayakan juga setiap ceramah ustaz-ustaz juga dapat mengawasi kalau ada doktrin-doktrin yang mencurigakan seperti itu, baik ulama, ustaz, asatidz, di musala, di masjid segala macem, kita menekankan untuk meluruskannya kembali," pinta Hanz.

Di samping itu, hasil pertemuan meminta agar aparat keamanan negara mampu mengusut pelaku hingga ke dalang-dalangnya. Hasil pertemuan pun mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi atas kejadian yang menimpa negeri ini. 

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600