Bukti Komitmen bank bjb Terkait Praktik Keuangan Berkelanjutan
pada Jun 01, 2018 | 19:01 WIB
Bukti Komitmen bank bjb Terkait Praktik Keuangan Berkelanjutan
Direktur Utama bank bjb, Ahmad Irfan. (Ramdhani/AyoMedia)

NARIPAN, AYOBEKASI.NET--bank bjb yang tergabung dalam kelompok The First Movers on Sustainable Banking bersama World Wide Fund For Nature (WWF) Indonesia telah resmi membentuk Inisiatif Keuangan Berkelanjutan lndonesia (IKBI), Kamis (31/5/2018).

The First Movers merupakan delapan bank nasional yang menjadi penggerak pertama dan berkomitmen dalam bidang sustainable banking di Indonesia. Kedelapan bank tersebut mewakili 46% dari total aset seluruh industri perbankan di Indonesia.

Kelahiran IKBI tidak dapat dilepaskan dari keberhasilan proyek perintis, First Steps to Become Sustainable Bank, yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta melibatkan kelompok The First Movers pada tahun 2015 lalu. 

Realisasi proyek rintisan hingga terbentuknya IKBI merupakan wujud nyata komitmen perbankan Indonesia dalam menerapkan praktik keuangan berkelanjutan yang inklusif pada sektor jasa keuangan, sekaligus membangun peluang bisnis dan sinergi di antara para anggotanya.

Sementara, peran WWF Indonesia dalam proyek rintisan tersebut adalah sebagai pembimbing teknis terkait implementasi manajemen risiko lingkungan hidup dan tata kelola. 

"Pembentukan IKBI merupakan langkah nyata industri perbankan untuk mendukung tata kelola lingkungan yang berkelanjutan," ujar Direktur Utama bank bjb, Ahmad Irfan dalam keterangannya, Jumat (1/6/2018).

IKBI memiliki tujuan mendorong lembaga jasa keuangan untuk menerapkan serta mengembangkan keuangan berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi aktif dalam mendukung pencapaian target pemerintah.

Hasil nyata dari inisiatif keuangan berkelanjutan adalah lahirnya kebijakan dan standar operasional prosedur di setiap bank. Selain itu juga turut memperbaiki kualitas pembiayaan pada sektor usaha yang memiliki risiko lingkungan tinggi.  

Pembentukan IKBI juga merupakan inisiatif berbasis pasar yang lahir dari kebutuhan bisnis para first movers untuk terus menangkap peluang dan mengawal penyempurnaan penerapan prinsip keuangan berkelanjutan.

Hal tersebut merupakan implementasi dari Peraturan OJK Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik. Aturan tersebut akan berlaku efektif pada tahun 2019.

Seperti diketahui, berdasarkan hasil riset The United Nations Environment Programme dan DBS Bank pada November 2017, tercatat bahwa peluang investasi hijau di Asean terbilang sangat tinggi mencapai US$3 triliun. Potensi terbesar berada di Indonesia. 

Untuk itu, maka program tahun pertama IKBI akan berorientasi pada peningkatan portfolio hijau yang berkualitas dengan fokus pengembangan pilot project bersama para anggota, mitra strategis, serta regulator.

Dalam perjalanannya, perbankan memegang peranan sangat penting karena merupakan salah satu sektor jasa keuangan yang dapat mendorong nasabah menerapkan transformasi praktik berkelanjutan. Perbankan juga dapat menghidupkan kesejahteraan masyarakat melalui suatu pembiayaan modal.

"Industri jasa keuangan perlu menetapkan skala prioritas dalam membangun suatu kebijakan sektoral yang berpengaruh mendorong kinerja keberlanjutan nasabahnya. Selain itu, pengembangan model bisnis baru yang inovatif dan kolaboratif perlu menjadi urgensi program IKBI," ujar Ketua Badan Pengurus WWF Indonesia, Kemal Stamboel.

Peran tersebut nyatanya telah dan tetap dijalankan bank bjb hingga kini. Keberlanjutan usaha bank bjb tidak hanya diukur berdasarkan pertumbuhan kinerja finansial tapi juga kepedulian dalam memahami permasalahan sosial dan lingkungan. 

Dengan keterlibatan tersebut, diharapkan dapat membangun ekonomi masyarakat secara utuh. Beberapa langkah strategis dilakukan bank bjb, diantaranya melalui penetapan kebijakan persyaratan AMDAL untuk analisis kredit serta efisiensi penggunaan materi dan konsumsi energi.

bank bjb juga aktif melakukan inovasi produk dan jasa perbankan yang ditujukan untuk segmen anak sebagai bentuk edukasi dari kampanye rajin menabung sejak dini. Untuk itu tabungan bjb Tandamata My First diluncurkan serta mini banking yang ditujukan bagi siswa SD dan SMP.

Kemudian, ragam program corporate social responsibility (CSR) sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat juga aktif dijalankan yang fokus pada tiga sektor yakni lingkungan, kesehatan, dan pendidikan. 

Selain itu, bank bjb juga senantiasa memberikan kemudahan akses kredit bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan pelaku UMKM melalui kehadiran kredit mikro dan Kredit Cinta Rakyat.

Serangkaian program tersebut menunjukan komitmen bank bjb dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan ekonomi masyarakat tanpa mengurangi kepedulian serta perhatian terhadap aspek sosial. 

(Arfian Jamul)

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600