Penjual Angpau Lebaran Ketiban Duit Pemudik
Oleh Ananda M Firdaus, pada Jun 12, 2018 | 00:50 WIB
Penjual Angpau Lebaran Ketiban Duit Pemudik
Angpao Lebaran yang dijual Ahmad (34) di lampu merah Simpang Bekasi Cyber Park, Kalimalang, Senin (11/6/2018). (Ananda Muhammad/ayobekasi.net)

BEKASI SELATAN, AYOBEKASI.NET--Bisnis dadakan menjelang Idulfitri memang terhitung banyak. Salah satunya angpau lebaran yang biasa digunakan untuk kebutuhan bagi-bagi THR dengan sanak saudara. 

Salah satu penjual, Ahmad (23) mengaku telah berprofesi sebagai penjaja angpau ini berturut-turut sejak tiga tahun lalu. Ahmad merasa pembeli tahun ini lebih meriah dari tahun sebelumnya. 

"Banyak sekarang, pembeli dari yang mudik, pedagangnya juga banyakan sekarang," katanya ditemui ayobekasi.net di sela-sela berjualan di lampu merah Simpang Bekasi Cyber Park, Kalimalang, Senin (11/6/2018). 

Ahmad mulai menjajakan angpau lebarannya sejak Sabtu (9/6/2018). Menurut pria yang biasa bekerja sebagai pemasang tato ini, dirinya mengambil barang dari saudaranya yang sama-sama berjualan angpau juga. 

"Saudara malahan bawa anak cucunya jualan, lumayan buat pemasukan tahunan," ujar Ahmad yang asli berasal dari Kabupaten Subang ini.

Harga tiap bungkus angpau Ahmad jual seharga Rp10.000 dengan jumlah angpao sepuluh lembar. Dari sana dia biasa mengantongi keuntungan Rp3.000 per bungkus. 

"Rata-rata sehari 20-40 pieces bisa dijual. Asal pegang nengteng di jalan saja pasti ada yang beli. Kalau dihitung bersihnya (pendapatan) sehari dapet Rp100.000," katanya menghitung keuntungan. 

Biasanya Ahmad mulai berjualan dari pukul 15.00 WIB, hingga larut malam.

Menurut Ahmad, dia akan berjualan hingga bedug malam lebaran Idulfitri ditabuh karena momen tersebut yang paling menguntungkan. 

"Pokoknya kalau masih ramai sampai lebaran juga saya jualan," tandasnya.

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600