Hindari Insiden Pelemparan Batu Terulang, Polisi Menjaga JPO
Oleh Ananda M Firdaus, pada Jun 12, 2018 | 10:21 WIB
Hindari Insiden Pelemparan Batu Terulang, Polisi Menjaga JPO
Ilustrasi -- Warga saat melintas di jembatan penyeberangan orang alias JPO. (Dok. AyoMedia)

BEKASI SELATAN, AYOBEKASI.NET--Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota menjaga 12 jembatan penyeberangan orang (JPO) yang membentang di Tol Cikampek, ruas Bekasi. Hal ini dilakukan untuk mencegah insiden pelemparan batu masuk tol terulang. 

"Pengamanan sudah ada sewaktu kejadian tersebut langsung pada hari itu juga dilibatkan anggota untuk penjagaan," kata Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari, Selasa (12/6/2018). 

Menurut Erna, personel kepolisian, baik yang berseragam dan berpakaian preman berjaga secara bergantian di JPO selama 1x24 jam.

Selain itu, pihaknya telah menghadirkan empat orang saksi untuk penyelidikan. Namun, dilakukan pengembangan lebih lanjut untuk menemukan pelaku. 

"Sampai sekarang Polres Metro Bekasi Kota termasuk Sat Reskrim sedang melakukan pengembangan dan masih melakukan pencarian saksi-saksi lain," kata Erna.

Erna mengimbau kepada pengguna jalan agar selalu waspada ketika berlalu lintas. Pihaknya pun selalu berkoordinasi dengan Jasa Marga guna meningkatkan kewaspadaan. "Mudah-mudahan secepatnya kita tangkap pelakunya," kata Erna.

Sebelumnya, peristiwa pelemparan batu di tol oleh orang tak dikenal terjadi pada Selasa (5/6/2018) sekitar pukul 04.00 WIB yang menimpa sebuah mobil jenis Cayla saat melintas ke arah Cikampek di ruas tol Pondok Gede.

Korban pelemparan, Saeful Mazazi (43), warga Danawari, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal, akhirnya meninggal dalam insiden tersebut. Selain mobilnya, mobil jenis Toyota Avanza B-1056-ERF ikut menjadi korban pelemparan. Untungnya, sang sopir selamat dalam peristiwa tersebut. 

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600