Jasa Tukar Uang Lebaran Disebut Menurun
Oleh Ananda M Firdaus, pada Jun 13, 2018 | 14:36 WIB
Jasa Tukar Uang Lebaran Disebut Menurun
Jasa penukaran uang, Cikarang Barat, Rabu (13/6/2018). (Ananda Muhammad/ayobekasi.net)

CIKARANG BARAT, AYOBEKASI.NET--Jasa penukaran uang berkurang jelang Idulfitri 2018. Lina (38) mengaku, penukaran uang turun sejak pertengahan Ramadan. Hal ini berimbas pada pendapatannya yang juga menurun.

"Beda sama tahun sebelumnya, kalau sekarang nggak banyak, masih sepi," katanya kepada AyoBekasi di bilangan Jalan Fatahillah, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Rabu (13/6/2018). 

Menurut Lina, keuntungan yang biasa ia peroleh dari setiap penukaran uang berkisar Rp12.000 untuk setiap pecahan uang dengan besaran Rp100.000. Namun demikian, keuntungannya tidak seberapa dibanding musim lebaran tahun lalu.

"Sekarang paling gede (pendapatan) Rp500.000 (per hari), tahun kemarin sampai Rp1 juta," aku Lina. Menur

Wanita kelahiran Medan ini mengaku, dirinya telah berprofesi sebagai penjaja penukaran uang 4 tahun lamanya. Meskipun pendapatannya relatif dari jasa ini, profesi dadakan tahunan ini lebih dari cukup untuk menyambung hidupnya. 

"Ya, lumayan buat beli makan buat anak, bisa buat beli baju juga," pungkasnya. 

Dari pantauan AyoBekasi, pelaku penukaran uang tersebar sepanjang jalur mudik Bekasi. Selain di Jalan Fatahillah, mereka juga ditemukan di Jalan Gatot Subroto (Cikarang Utara), sampai Jalan Lemah Abang (Cikarang-Karawang), Kabupaten Bekasi. 
 

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600