Per Juli 2018, PAD Kota Bekasi Mencapai 45%
Oleh Ananda M Firdaus, pada Jul 05, 2018 | 15:23 WIB
Per Juli 2018, PAD Kota Bekasi Mencapai 45%
Ilustrasi. (Pixabay/Public Domain Archive)

BEKASI SELATAN, AYOBEKASI.NET--Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi memproyeksikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kotanya mencapai Rp2,431 triliun pada tahun 2018 ini.

Kepala Bapenda Kota Bekasi, Aan Suhanda mengatakan, pada tahun-tahun sebelumnya, PAD kerap mengalami kenaikan seiring dengan kebutuhan anggaran daerah. Tahun ini kenaikan PAD mencapai 15%, sama seperti besarnya kenaikan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2018. 

"Dari total jumlah target tersebut, kami telah mampu menagih PAD sebanyak 45,35% dari 12 kecamatan Kota Bekasi," kata Aan, Kamis (5/7/2018). Adapun sumber PAD Kota Bekasi antara lain pada sektor restoran, perhotelan, reklame, pajak penerangan jalan, parkir, PBB, BPHTB, dan lainnya. 

Menurut Aan, restoran menjadi sektor penyumbang terbesar PAD tahun 2018 hingga mencapai 44,99%. 

"Artinya gaya hidup sebagian warga sedang memasuki tahap hidup yang modern karena sudah banyak yang lebih memilih mengonsumsi makanan cepat saji daripada diproduksi sendiri," ujar Aan. 

Kendati berdasarkan persentase, target belum mencapai setengahnya di bulan Juli ini. Namun, Aan yakin Bapenda dapat melampaui target sebelum akhir tahun. 

"Saya yakin dengan melihat perkembangan Kota Bekasi saat ini, mereka pasti mau membayarkan kewajiban mereka yang meliputi pajak PBB dan kendaraan, apalagi kota ini terus mengalami perkembangan," pungkas Aan. 

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600