Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta Saat Asian Games 2018
Oleh Ananda M Firdaus, pada Jul 21, 2018 | 10:09 WIB
Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta Saat Asian Games 2018
Ilustrasi Asian Games 2018.

JAKARTA, AYOBEKASI.NET--Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) merumuskan sejumlah kebijakan untuk diterapkan saat Asian Games 2018 digelar 18 Agustus-2 September 2018.

Kebijakan diterapkan untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya terdiri dari tiga paket kebijakan yakni manajemen rekayasa lalu lintas, pengaturan lalu lintas angkutan barang, dan penyediaan angkutan umum.

"Kebijakan untuk kelancaran penyelenggaraan Asian Games 2018 dengan meningkatkan pelayanan transportasi publik yang maksimal untuk aktivitas dan mobilitas warga," kata Kepala BPTJ, Bambang Prihartono dalam keterangan tertulis, Jumat (20/7/2018).

Untuk manajemen rekayasa lalu lintas, pihaknya merekomendasikan penutupan permanen beberapa pintu menuju Wisma Atlet Kemayoran dan menuju venue GBK. 

Penutupan gerbang tol dari Wisma Atlet Kemayoran-GBK dilakukan pukul 06.00-17.00 WIB meliputi on ramp Tol Ancol Barat, Tol Jembatan Tiga 1, Tol Angke 2, Tol Tanjung Duren, Tol RS Harapan Kita, dan Tol Slipi 2

Penutupan gerbang tol dari GBK-Wisma Atlet Kemayoran dilakukan pukul 12.00-21.00 WIB meliputi Tol Slipi 1, tol Jelambar 1, Tol Angke 1, Tol Jembatan Tiga 2, dan Tol Gedong Panjang 2.

Penutupan permanen gerbang tol tersebut akan diselaraskan dengan mekanisme buka tutup beberapa gerbang tol lainnya sesuai diskresi kepolisian.

BPTJ juga merekomendasikan pengaturan pembatasan operasional angkutan barang golongan III, IV, dan V di jalan tol diperluas hingga ruas Tol Pelabuhan, Tol Cawang-Priok, Tol Cawang-TMII, dan Tol Cawang-Cikunir.

Sebelumnya kebijakan tersebut sudah diterapkan bagi angkutan barang yang melewati jalan tol dalam kota ruas Cawang-Tomang-Pluit dan Tomang-Kembangan kecuali pukul 22.00 WIB sampai 05.00 WIB. 

"Meskipun demikian, untuk implementasi masih membutuhkan koordinasi dengan berbagai instansi seperti Kementerian PUPR, Badan Pengatur Jalan Tol, Operator Jalan Tol, Korlantas Polri, Ditlantas Polda Metro," katanya. 

Adapun kebijakan penyediaan angkutan umum yakni dengan menambah trayek Transjakarta sebagai kompensasi perluasan kebijakan ganjil-genap.

Jumlah total trayek beserta tambahannya mencapai 204 armada dengan rute Jalan Benyamin Sueb, Panjaitan, Ahmad Yani, Rasuna Said,  MT Haryono, MH Thamrin, Sudirman,  dan Metro Pondok Indah.

Disamping itu, penambahan armada yang melewati rute venue Asian Games. Antara lain melewati GBK ditambah 30 armada, Velodrome dan Pulomas  24 armada,  Taman Impian 14 armada, serta Pondok Indah Golf delapan Armada.  

Di cluster 1, bus terkoneksi dengan JW Marriot,  Manhattan,  Park Lane, dan Grand Melia sebanyak 12 armada.  Cluster 2, Mulia,  Ritz Carlot,  dan Crown sebanyak sembilan armada. Cluster 3, Intercon,  Sahid,  Le Merdien,  Four Seasons, dan Sangrila dengan 15 armada.  Cluster Grand Hyatt,  Kempinski, Sari Pan,  Milenium dengan 12 armada.  Cluster 5, Borobudur, Arya Duta,  Alila dengan sembilan armada. 

Disebutkan pula, tarif Bus Transjakarta seperti pada tarif normalnya. Penambahan armada bus ini diutamakan untuk menghubungkan antara hotel atau mal dengan venue Asian Games di ibukota.

Editor : Asri Wuni Wulandari
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Socmed Ayo Bandung 160x600