Jalan Akses Dry Port Cikarang Resmi Bertarif 28 Agustus 2018
Oleh Ananda M Firdaus, pada Aug 23, 2018 | 09:18 WIB
Jalan Akses Dry Port Cikarang Resmi Bertarif 28 Agustus 2018
Gerbang Tol Cikarang Utara menjadi loket pembayaran pengguna tol menuju Cikarang Dry Port (Dok Humas Jasa Marga Tbk). (Ananda Muhammad/ayobekasi.net)

JAKARTA, AYOBEKASI.NET--AVP Corporate Communication PT Jasa Marga Tbk, Dwimawan Heru, mengungkapkan tarif Jalan Akses Dry Port Cikarang atau Pelabuhan Darat Cikarang resmi akan diberlakukan pada 28 Agustus 2018 tepat pukul 00.00 WIB. 

Pemberlakuan tarif tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri (Kepmen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 561/KPTS/M/2018 yang ditetapkan oleh Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, Senin (20/8). 

Sesuai dengan Kepmen, golongan jenis kendaraan bermotor Jalan Akses Dry Port Cikarang pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek yakni, Golongan I terdiri atas kendaraan jenis sedan, jip, truk kecil, dan bus, Golongan II truk dengan 2 gandar, Golongan III truk dengan 3 gandar, Golongan IV truk dengan 4 gandar, dan Golongan V  truk dengan 5 gandar.

"Pengguna jalan tol yang menuju Cikarang Dry Port akan melakukan pembayaran di Gerbang Tol Cikarang Utara dengan besaran tarif masing-masing golongan adalah golongan I Rp4.500, Golongan II dan III Rp6.500 dan Golongan IV dan V Rp9.000," kata Dwimawan, Kamis (23/8/2018).

Salah satu diktum dalam Kepmen menyatakan, PT Jasa Marga Tbk sebagai pengelola Jalan Tol Jakarta-Cikampek, berhak menolak masuknya atau mengeluarkan pengguna jalan tol yang tidak memenuhi ketentuan batas muatan sumbu terberat di Gerbang Tol (GT) terdekat jalan tol. 

Pelaksanaan peraturan dan pengendalian pengawasan batasan muatan sumbu terberat dilakukan dengan bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. 

Dwimawan juga menjelaskan, Jalan Akses Dry Port yang memiliki panjang 3,06 kilometer ini merupakan perpanjangan pintu gerbang Pelabuhan Internasional Tanjung Priok. 

"Dengan adanya Jalan Akses Dry Port Cikarang akan mengurangi kelebihan kapasitas Pelabuhan Tanjung Priok dan mengurai truk di Jalan Tol Jakarta-Cikampek," pungkasnya.
 

Editor : Andres Fatubun
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha NMax