Pengedar Ganja Jaringan Lapas Bekasi Ditangkap
Oleh Ananda M Firdaus, pada Oct 11, 2018 | 20:34 WIB
Pengedar Ganja Jaringan Lapas Bekasi Ditangkap
Polisi menyita barang bukti ganja dan sabu dari tangan para pelaku. (Ananda M Firdaus/Ayobekasi.net)

CIKARANG UTARA, AYOBEKASI.NET -- Polisi menangkap empat orang diduga pengedar sabu dan ganja di wilayah Kabupaten Bekasi, inisial S, AS, C, dan I. Mereka merupakan pengedar yang dikendalikan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pasir Tanjung, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Chandra Sukma Kumara, mengungkapkan penangkapan diawali informasi masyarakat terkait transaksi jual beli sabu dan ganja di daerah Tambun Selatan.

AYO BACA : Niat Nonton Malah Hisap Ganja, Oknum Suporter Diciduk Polisi

"Selanjutnya kami melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka S pada tanggal 4 Oktober kemarin dan ditemukan sabu dan ganja. Lalu digeledah di rumahnya, kami temukan ganja lagi seberat 32 kilogram," kata Chandra, Kamis (11/10/2018).

Hasil interogasi terhadap S, ganja yang dikantongi didapat dari salah satu perusahaan jasa pengiriman barang di Jakarta dengan kendali bandar, ES seorang narapidana di Lapas Cipayung. Kemudian penyidik segera berkoordinasi dengan petugas lapas dan hasil introgasi ES, ternyata barang didapat dari PD (DPO) di Lapas Raja Basa, Lampung.

AYO BACA : 37 Pengguna Narkoba Dibekuk di Bekasi

Menurut Chandra, ganja-ganja yang didistribusikan ES kepada S rata-rata diedarkan langsung kepada pelanggan oleh kaki tangan S, yakni C dan I. Saat itu, C dan I kemudian tertangkap setelah dijebak polisi.

"Penyidik menyamar untuk membeli dan diarahkan ke sekolah di Duren Jaya, Kota Bekasi. Kemudian Penyidik segera bergerak dan setelah komunikasi bertemu dengan tersangka ini lalu ditangkap," katanya.

Dari skenario jebakan tersebut, 4,5 kilogram ganja berhasil disita. Mereka terancam pidana atas penyalahgunaan narkotika sebagaimana pada Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 dan 2, Pasal 111 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman 10 tahun sampai dengan penjara maksimal seumur hidup.

AYO BACA : Polisi Buru Sosok Mami Prostitusi Online Bekasi

Editor : Dadi Haryadi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Lexi