Diberitakan Miring, Pengembang Madinah City Bekasi Sampaikan Klarifikasi
Oleh Ananda M Firdaus, pada Oct 11, 2018 | 22:40 WIB
Diberitakan Miring, Pengembang Madinah City Bekasi Sampaikan Klarifikasi
Pihak Madinah City menerangkan terkait kesalahpahaman pemberitaan dalam sejumlah media sehingga dianggap membuat kerugian, Kamis (11/10/2018). (Ananda M Firdaus/Ayobekasi.net)

CIKARANG UTARA, AYOBEKASI.NET -- Head Marketing Madinah City, Deny Rahmad mengaku geram dengan adanya kabar miring dari sejumlah pemberitaan yang meragukan rencana pembangunan perumahan Islami, Madinah City, di kawasan Kecamatan Cabang Bungin, Kabupaten Bekasi.

Dalam pemberitaan-pemberitaan yang telah tayang tersebut, menyinggung keresahan masyarakat bahwa proyek dicurigai tidak memiliki izin lantaran hingga sekarang pembangunan belum tampak berjalan.

"Kalau disebutkan proses perumahan ini tidak jelas dari izinnya sehingga meresahkan masyarakat pembeli, kami nyatakan bahwa Madinah City sudah melalui aspek perizinan dan legalitas. Dan sudah melalui beberapa tahap launching," kata Deni kepada ayobekasi.net, Kamis (11/10/2018).

AYO BACA : 5 Kota dan Negara yang Membagikan Rumah buat Warganya Cuma-Cuma

Menurutnya, publikasi sejumlah pemberitaan media tersebut merugikan pihak Madinah City sehingga perlu diluruskan.

Terkait izin, dia mengatakan telah menyelesaikan keseluruhan legalitasnya pada tahapan pre-auching. Sementara tahapan pembangunan baru akan dimulai pada soft-lauching tanggal 1 November. Sehingga bila disinggung masalah pembangunan belum berjalan, hal tersebut seolah mengada-ada.

"Bahkan semua izin-izin pembangunan ini sudah kami lakukan dan sudah selesai sebelum perumahan ini kami bangun. Konsumen pun tau bagaimana tahapannya satu per satu," katanya.

AYO BACA : Penampungan Air yang Menjadi Tempat Rekreasi Warga

Dia pun menyesalkan dengan pemberitaan tersebut, lantaran tidak dilakukan proses klarifikasi kembali pada Madinah City sehingga terkesan tidak berimbang.

"Seharusnya mereka mengklarifikasi kami dulu, bukan secara sepihak begini, karena kami tidak main-main dalam mengembangkan produk kami ini," terang Deny.

Dia mengharapkan, bila ada pihak-pihak yang belum cukup memahami masalah pembangunan Madinah City agar langsung datang ke kantornya.

"Kami ingin meluruskan hal ini, karena bila dibiarkan dampaknya bukan hanya hanya brand Madina City dan developer Taman Darussalam, tetapi bisa juga ke developer properti syariah lainnya," pungkasnya.

AYO BACA : Demul Bakal Bangun 5.000 Kampung Layak Huni Ketika Terpilih

Editor : Dadi Haryadi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Lexi