CCTV Pantau Banjir dan Kualitas Air Sungai di Bekasi
Oleh Ananda M Firdaus, pada Oct 12, 2018 | 18:50 WIB
CCTV Pantau Banjir dan Kualitas Air Sungai di Bekasi
Kali Bekasi. (Ananda M Firdaus/Ayobekasi.net)

BEKASI SELATAN, AYOBEKASI.NET -- Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C) segera meresmikan fungsi kamera pengawas CCTV sebagai early warning system akan ancaman bahaya banjir pada Sungai Cikeas, Cileungsi, dan Kali Bekasi.

Peresmian CCTV dilakukan bersamaan dengan agenda Forum Diskusi yang bertemakan "Hidup Aman dan Nyaman Bersama Sungai" yang digelar di aula serbaguna Masjid Siti Rawani, Villa Nusa Indah, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Sabtu (13/10/2018).

AYO BACA : Sungai Cileungsi, Cikeas, dan Kali Bekasi Akan Dipantau CCTV

"Staf Khusus Presiden RI, Diaz Hendropriyono menurut rencana akan membuka Forum Diskusi Sungai. Selain membuka acara diskusi, beliau akan meluncurkan CCTV KP2C di empat titik pantau Tinggi Muka Air (TMA) sungai Cileungsi, sungai Cikeas, dan Kali Bekasi," ujar Ketua KP2C Puarman, Jumat (12/10/2018).

Sejauh ini CCTV baru bisa difungsikan untuk pemantauan debit air pada aliran sungai. Mengingat musim penghujan segera datang sehingga kamera bisa menjadi alat yang menunjukkan peningkatan debit air untuk selanjutnya menjadi "alarm" peringatan untuk ditindaklanjuti.

AYO BACA : Pencemaran Kali Bekasi Jadi Isu Nasional

Namun, tambahnya, tidak menutup kemungkinan fungsi kamera CCTV dapat dikembangkan menjadi pemantau kualitas air, mengingat hingga sekarang aliran Sungai Cileungsi diduga masih tercemar oleh limbah industri dan berpengaruh pada aliran Kali Bekasi sehingga perlu alat pemantau.

"Selang berjalan CCTV tersebut, tentu kita akan evaluasi operasionalnya seperti apa, sehingga kedepannya bisa kita gunakan untuk pemantauan kualitas air," katanya.

Ketika CCTV difungsikan menjadi pemantau kualitas air, maka lebih mempermudah pelacakan pencemaran aliran air dari hulu sampai hilirnya serta pelaporan pada pihak yang berwenang. Tidak seperti sekarang KP2C masih perlu menyusuri sepanjang aliran sungai ketika pencemaran terjadi.

Dijelaskan Puarman, CCTV tersebut sudah dipasangkan di empat lokasi sebagai pos pantau, tinggal menunggu peresmiannya besok.

Tiga CCTV dipasang di wilayah Kabupaten Bogor, yakni di Cibongas (Babakan Madang), Jembatan PT Wika (Tlajung Udik), dan Nagrak (Ciangsana). Satu lagi di pertemuan Sungai Cileungsi dan Cikeas yang kemudian disebut sebagai "titik nol" Kali Bekasi di wilayah Pondok Gede Permai.

AYO BACA : 14 Industri Diduga Cemari Kali Bekasi

Editor : Dadi Haryadi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Lexi