Wali Kota Bekasi Bantah Dihadangnya Truk Sampah DKI Karena Defisit
Oleh Ananda M Firdaus, pada Oct 19, 2018 | 19:49 WIB
Wali Kota Bekasi Bantah Dihadangnya Truk Sampah DKI Karena Defisit
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi. (Ananda M Firdaus/Ayobekasi.net)

BEKASI SELATAN, AYOBEKASI.NET -- Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, menyanggah tuduhan Kawal Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Kawali) mengenai penghadangan truk-truk sampah DKI Jakarta ke TPST Bantargebang kaitannya dengan kebutuhan kas daerah.

Wali kota akrab disapa Pepen ini menegaskan, urusan pihaknya dengan Pemprov dki Jakarta adalah soal pemanfaatan lahan TPST Bantargebang yang selama ini dipergunakan untuk lahan sampah warga Jakarta.

Penghadangan truk pada Rabu (17/10/2018) oleh petugas Dinas Perhubungan yakni langkah evaluasi pemkot lantaran kerjasama ataupun kemitraan dengan DKI dinilai tidak sebagaimana mestinya. Malah ia mengklaim, kompensasi yang dibayarkan pada Mei 2018 lalu merupakan aliran hibah tahun 2017. 

"Gak ada hubungannya, siapa yang bilang desifit, itu kan pemerintah kita dengan DKI urusannya soal sampah, jangan disangkut pautkan persoalan itu (defisit)," kata Pepen, Jumat (19/10/2018). 

Lebih jauh, dia mengatakan, persoalan adanya dugaan defisit dalam kas daerah adalah urusannya. Tapi dia menegaskan, keadaan tersebut telah terjadi saat dirinya belum dilantik.

AYO BACA : Wali Kota Bekasi: DKI Lalaikan Kontrak Bantargebang

"Tapi saya kan baru (menjabat)  tanggal 20 September, masa saya harus bertanggung jawab dengan urusan 8 bulan kemarin. Harus fair disitu," ujarnya.

Dia mengatakan, saat ini upaya pemenuhan kebutuhan Kota Bekasi berdasarkan perjanjian kerjasama dengan Pemprov DKI terus digalakkan, termasuk ajuan-ajuan kemitraan hingga 41 usulan. Pihaknya sekarang intens berkomunikasi dengan DKI sehingga pertemuan membahas soal ini segera tergelar.

"Kami sudah berapa kali kirim surat, kami sudah berapa kali memberitahukan tentang hak kewajiban. Saya denger dari Pak sekda (DKI) hari senin mau ada pertemuan, mudah-mudahan aja. Tapi kalau dengan Pak Sekda saya gak mau, karena Pak Sekda bukan pembuat keputusan," pungkasnya.

Kawali Tuding Penghadangan Truk Dalih Menambah Kas Daerah

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Kawal, Puput TD Putra, memberi mengatakan, kasus penahanan truk sampah milik DKI Jakarta semacam dalih untuk menutupi kebutuhan Pemkot Bekasi.

AYO BACA : Kawali: Penertiban Truk Sampah DKI Berkaitan dengan Kas Daerah Bekasi

"Isu truk tidak memenuhi standar dan perjanjian di jadikan alat saja. Wong selama ini tidak ada masalah, ada masalahkan semenjak kas Bekasi defisit dan mengajukan peningkatan dana hibah dan dana kemitraan dengan DKI yang belum semuanya di setujui," ujar Puput melalui aplikasi perpesanan, Kamis (18/10/2018).

Menurut Puput, jika dugaan defisit atau selama ini selalu diistilahkan Pepen sebagai turbulensi pada APBD tersebut benar, mestinya pemerintah kota melakukan evaluasi dengan seksama dan solusi yang lebih baik.

"Saat ini Pemerintah Bekasi panik. Konyolnya DKI dijadikan bulan-bulanan untuk menutupi kekosongan kas Pemerintah Bekasi," tudingnya.

Dia melanjutkan, Pemprov DKI memberikan uang hibah kepada Pemkot Bekasi bertujuan agar dapat di manfaatkan untuk pengendalian dan pemulihan lingkungan hidup di area wilayah terdampak aktivitas TPST Bantargebang.

Karena itu, penggunaan aliran dana perlu dicermati, terlebih statusnya merupakan dana hibah, sehingga peruntukannya mesti tepat sasaran. "Itupun penggunaannya harus tepat sasaran dan hati-hati, bukan di manfaatkan untuk kepentingan lainnya di luar kepentingan pemulihan lingkungan," ujarnya.

Ia pun mengimbau agar Pemkot Bekasi lebih bijaksana menyikapi kemitraan antar daerah ini yang telah dibangun bertahun-tahun.

"Jangan nanti masalahnya berbalik ke mukanya sendiri, keyakinan saya KPK juga sudah mengendus masalah ini. Saya dari Kawali juga akan meminta KPK segera turun investigasi dana hibah karena banyak carut-marut pemanfaatan dana hibah ini tidak pada tempatnya," tutupnya.

AYO BACA : Soal Penghentian Truk Sampah, Pepen: Komunikasi dengan DKI Jakarta Sulit

Editor : Dadi Haryadi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha NMax