Peringatan Hari Disabilitas Internasional Dipusatkan di Bekasi
Oleh Ananda M Firdaus, pada Dec 01, 2018 | 10:09 WIB
Peringatan Hari Disabilitas Internasional Dipusatkan di Bekasi
Peringatan Hari Disabilitas Internasional Dipusatkan di Bekasi

BEKASI SELATANAYOBEKASI.NET--Peringatan hari disabilitas internasional (HDI) tahun 2018 rencana akan dipusatkan di Kota Bekasi. Dalam agenda yang rencana digelar pada 2-3 Desember, Presiden RI Joko Widodo juga direncanakan akan datang.

"Informasi dari pihak Kemensos, rencana Bapak Presiden Joko Widodo bersama Pak Menteri Agus Gumiwang (Mensos) akan hadir di Kota Bekasi dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional 2018," kata Kepala Bagian Humas Kota Bekasi Sajekti Rubiah, Sabtu (30/11/2018).

Peringatan HDI sendiri akan dilaksanakan di Summarecon Mall Bekasi. Pada kegiatan ini juga diisi pameran hasil karya penyandang disabilitas juga bincang-bincang dengan narasumber inspiratif.

Menurut Jekti, tema internasional HDI tahun ini yakni "Empowering persons with disabilities and ensuring inclusiviness and equality". Sementara tema nasional adalah "Indonesia Inklusi dan Ramah Disabilitas".

Tema ini merupakan turunan integral dari tema internasional yang menggambarkan semangat inklusifitas dalam rangka mewujudkan pemenuhan hak penyandang disabilitas Indonesia untuk hidup setara dan mampu berpartisipasi secara aktif sebagai agen pembangunan. 

Semangat peringatan HDI 2018 ini diharapkan tidak hanya mensosialisasikan UU No 8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas namun juga dapat mengimplementasikan amanatnya dalam berbagai bidang. 

"Tujuannya untuk mendorong upaya pemenuhan hak-hak penyandang Disabilitas melalui program inklusi dan membangun masyarakat inklusi dan ramah disabilitas," katanya.

Di tahun 2010, berdasarkan data pihak Internasional Labor Organizational (ILO) sebanyak 11.580.117 penyandang disabilitas tercatat di Indonesia. Dari data tersebut, hanya 10-25% penyandang disabilitas yang memiliki pekerjaan dan dapat membiayai hidupnya secara mandiri. 

Pemerintah Indonesia pun telah meratifikasi hak-hak Pemandangan disabilitas (UNCPRD) melalui UU Nomor 2011 dengan mengakui hak penyandang disabilitas untuk bekerja atas dasar "Kesetaraan" dengan yang lainnya.

Sementara itu, berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi jumlah pemilih dari kalangan penyandang disabilitas berjumlah 1021 pemilih tersebar di 12 Kecamatan se-Kota Bekasi. Data tersebut dirilis jelang perhelatan pilkada serentak 2018 lalu.

Paling banyak pemilih disabilitas berada di kecamatan Bekasi Utara berjumlah 167 pemilih. Disusul Kecamatan Bekasi Timur 145 Pemilih, Jatiasih 120 pemili, Bekasi Selatan 103 Pemilih, Pondok Melati 87 pemilih, Pondok Gede 74 pemilih, Bekasi Barat 73 pemilih, Mustika jaya 66 pemilih, Jatisampurna 65 pemili, Medan Satria 48, Rawalumbu 45, dan Bantar Gebang 28 pemilih.

Editor : Rizma Riyandi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Lexi