PWI Jawa Barat Dorong Wartawan Masuk Organisasi Profesi
Oleh Ananda M Firdaus, pada Dec 06, 2018 | 14:33 WIB
PWI Jawa Barat Dorong Wartawan Masuk Organisasi Profesi
Plt Ketua PWI Jawa Barat, Hilman Hidayat, dalam pembukaan Konferensi PWI Bekasi 2018-2021, Jalan Rawa Tembaga, Margajaya, Bekasi Selatan, Kamis (6/12/2018).

BEKASI SELATAN, AYOBEKASI.NET--PWI Jawa Barat mendorong wartawan memasuki organisasi profesi. Hal tersebut berguna untuk membimbing wartawan menuju kematangan dalam mengemban tugas jurnalis disamping perlindungan hukum pers.

"Silahkan ikut organisasi wartawan. Itu yang nanti akan memberi perlindungan maupun advokasi," kata Plt Ketua PWI Jawa Barat, Hilman Hidayat, usai membuka acara Konferensi PWI Bekasi, Jalan Rawa Tembaga, Margajaya, Bekasi Selatan, Kamis (6/12/2018). 

Menurut Hilman, jumlah wartawan di tanah air melimpah ruah. Berdasarkan data Serikat Pekerja Media Siber (SMSI) jumlah media daring di Indonesia mencapai 4.300 ribu.

Dia mengasumsikan jumlah wartawan minimal sebanyak dua orang dari satu media. Artinya sekitar 8.500 lebih orang-orang berprofesi sebagai wartawan media daring. Jumlah itu pun belum terakumulasi dengan wartawan yang bekerja di media massa cetak dan elektronik. 

Namun, lanjutnya, rata-rata wartawan masih enggan untuk bernaung di dalam organisasi profesi. Contohnya PWI Jawa Barat, dari melimpahnya jumlah wartawan tanah air, anggota yang terdaftar hanya tercatat sekitar 800 orang. 

AYO BACA : 20 Tahun Tenggelam, Hubungan Industrial Pancasila Kembali Digaungkan di Bekasi

Dia bercerita, di Jawa Barat banyak kasus yang menimpa orang mengaku sebagai wartawan dengan masyarakat maupun instansi-instansi pemerintahan. Akan tetapi PWI sulit menengahi permasalahan wartawan terkait lantaran secara keanggotaan tidak masuk. 

Maka menjadi anggota suatu organisasi wartawan sangat penting.

"Bayangkan profesi kita banyak dilapangan, tetapi belum masuk organisasi media massa. Padahal advokasi jurnalis itu penting kalau ada masalah dilapangan siapa yang akan mengadvokasi kalau tidak dibantu organisasi," tambahnya. 

Hilman memang tidak memaksa agar wartawan bisa ikut serta dalam dunia organisasi profesi, melainkan lebih mengajurkannya lantaran di dalam organisasi profesi bisa memupuk kemampuan wartawan di dunia kerja. 

Dia juga tidak mewajibkan para wartawan masuk ke PWI dikarenakan masih banyak organisasi wartawan yang melembaga secara sah dan diakui oleh dewan pers, misalnya AJI dan IJTI.

AYO BACA : PWI Bekasi Gelar Konferensi Tentukan Nahkoda Baru

Editor : Rizma Riyandi
element line orangeARTIKEL TERKAITelement line orange

Komentar

Populer
Social Media
Yamaha Lexi